PRINGSEWU, TAKTIKNEWS.COM – Sebuah rumah milik Sudarno (50), warga Pekon Fajar Mulia, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, ludes dilalap si jago merah, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa kebakaran yang terjadi pada pagi hari itu mengundang perhatian warga sekitar. Asap hitam pekat membumbung tinggi dari lokasi, sementara warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Tim Pemadam Kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pringsewu kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Namun, saat petugas tiba, kobaran api telah lebih dahulu menghanguskan bangunan yang didominasi material papan dan kayu, sehingga rumah tersebut nyaris rata dengan tanah. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Sementara itu, besaran kerugian material juga masih dalam proses pendataan oleh petugas sehingga belum dapat dipastikan.
Kepala Pekon Fajar Mulia, Eko, mengatakan berdasarkan informasi awal yang diterimanya, kebakaran diduga berasal dari korsleting atau arus pendek listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.
“Informasi sementara yang kami terima, dugaan awal kebakaran berasal dari korsleting listrik. Penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan dari petugas. Yang sudah diketahui sementara, selain bangunan rumah, sejumlah dokumen penting juga ikut terbakar, di antaranya lima BPKB mobil, 13 sertifikat hak atas tanah, serta berbagai surat-surat berharga dan barang berharga milik korban lainnya,” ujar Eko.
Sementara itu, sejumlah warga di sekitar lokasi menyampaikan dugaan berbeda. Mereka menyebut kebakaran diduga berasal dari kompor yang sedang digunakan untuk memasak, kemudian ditinggalkan sehingga api diduga membesar dan akhirnya membakar bangunan.
“Ada juga warga lainnya yang menyampaikan dugaan bahwa kebakaran berasal dari kompor yang sedang digunakan untuk memasak, kemudian ditinggalkan. Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum dapat dipastikan sebelum ada hasil penyelidikan dari petugas,” ujar salah seorang warga.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti kebakaran. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, kompor yang ditinggalkan saat memasak, atau faktor lainnya. ( Davit )














