Banner Website
Daerah

Evaluasi Pengelolaan Masjid Raya An-Nur, Pemprov Riau Tekankan Perawatan Infrastruktur

48
×

Evaluasi Pengelolaan Masjid Raya An-Nur, Pemprov Riau Tekankan Perawatan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini
Evaluasi Pengelolaan Masjid Raya An-Nur
Pengurus Badan Pengelola Masjid Raya (BPMR) An-Nur Provinsi Riau mengikuti kegiatan silaturahmi internal yang dirangkaikan dengan pengarahan dan evaluasi kinerja di Masjid Raya An-Nur, Pekanbaru, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan tata kelola masjid, khususnya pembenahan infrastruktur dan peningkatan kenyamanan jamaah. (Taktiknews/Yw)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Badan Pengelola Masjid Raya (BPMR) An-Nur Provinsi Riau menggelar pertemuan internal yang dirangkaikan dengan pengarahan serta evaluasi kinerja pengurus. Kegiatan ini menjadi titik tekan penting untuk memperbaiki tata kelola Masjid Raya An-Nur, khususnya terkait kondisi infrastruktur dan kenyamanan jamaah.

Pertemuan yang berlangsung di Masjid Raya An-Nur, Rabu (7/1/2026), dihadiri seluruh jajaran pengurus BPMR. Forum tersebut dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen pengelolaan masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan keumatan masyarakat Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, dalam arahannya menyoroti perlunya perhatian serius dan berkelanjutan terhadap sarana dan prasarana masjid. Menurutnya, kualitas infrastruktur sangat berpengaruh terhadap kenyamanan jamaah dalam beribadah.

Ia menegaskan, Masjid Raya An-Nur bukan hanya simbol keagamaan daerah, tetapi juga wajah pelayanan publik di bidang keumatan. Oleh karena itu, pengelola dituntut lebih responsif dalam merawat fasilitas masjid.

“Pengelolaan masjid tidak cukup hanya dengan program keagamaan. Infrastruktur yang terawat adalah kunci agar jamaah merasa aman, nyaman, dan khusyuk dalam beribadah,” kata Syahrial Abdi.

Ia meminta BPMR An-Nur rutin melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik masjid, mulai dari kebersihan area, instalasi listrik, sistem pendingin ruangan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Evaluasi ini dinilai penting agar setiap perbaikan benar-benar menjawab kebutuhan jamaah.

Syahrial juga menekankan pentingnya penyusunan skala prioritas dalam perbaikan fasilitas, sehingga penggunaan anggaran dan sumber daya dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Masjid Raya An-Nur adalah kebanggaan masyarakat Riau. Setiap pembenahan harus direncanakan dengan matang agar manfaatnya langsung dirasakan oleh jamaah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap peningkatan kualitas fasilitas masjid dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk semakin memakmurkan masjid. Lingkungan yang bersih, nyaman, dan tertata diyakini akan memperkuat peran Masjid Raya An-Nur sebagai pusat ibadah, edukasi, dan kegiatan sosial keagamaan.

“Ketika masjid dikelola dengan baik dan nyaman, jamaah akan betah. Ini tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *