Taktiknews.com, Pekanbaru – Kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Minggu (1/2/2026) diprakirakan relatif bersahabat dengan dominasi cuaca cerah hingga cerah berawan. Meski demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengingatkan masyarakat agar tetap waspada karena potensi hujan masih mengintai sejumlah wilayah, terutama pada pagi serta sore hingga malam hari.
Forecaster BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, menyampaikan hasil pemantauan dinamika atmosfer menunjukkan masih adanya peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa kabupaten dan kota di Riau.
“Pada pagi hari, potensi hujan ringan hingga sedang terpantau di sebagian wilayah Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu. Secara umum, kondisi udara berkisar antara kabur hingga cerah berawan,” jelas Alfa.
Memasuki siang hari, cuaca di sebagian besar wilayah Riau diprediksi relatif stabil. Langit diprakirakan cerah hingga berawan, namun potensi hujan kembali meningkat pada sore hingga malam hari.
BMKG mencatat hujan ringan berpeluang terjadi di Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru. Sementara pada dini hari, kondisi cuaca cenderung berawan dengan kemungkinan hujan ringan hingga sedang di Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu.
Selain itu, BMKG Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem. Masyarakat diminta mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
“Waspada hujan lebat berpeluang terjadi pada pagi hari di Kampar dan Kuantan Singingi, serta sore hingga malam hari di Rokan Hulu, Kampar, dan Kuantan Singingi,” ujar Alfa.
Dari sisi suhu udara, wilayah Riau diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, mencapai 55 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah Utara hingga Timur dengan kecepatan berkisar 10 hingga 30 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut di perairan Riau umumnya berada pada kategori rendah, yakni antara 0,5 hingga 1,25 meter. Namun, nelayan diminta tetap berhati-hati karena gelombang kategori sedang, dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter, berpotensi terjadi di perairan Dumai hingga Bengkalis.
Di tengah kondisi cuaca tersebut, BMKG juga melaporkan masih ditemukannya titik panas di wilayah Sumatera. Total tercatat 131 hotspot, dengan Provinsi Riau menyumbang 43 titik yang tersebar di berbagai daerah.
Sebaran hotspot di Riau meliputi Rokan Hulu (1 titik), Rokan Hilir (2 titik), Bengkalis (10 titik), Siak (3 titik), Pelalawan (5 titik), Kuantan Singingi (2 titik), Indragiri Hilir (8 titik), Kepulauan Meranti (7 titik), serta Kota Dumai (5 titik).
BMKG Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, serta menghindari aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).***














