Banner Website
Peristiwa

BMKG Peringatkan Hujan dan Petir di Riau, Cuaca Memburuk Sore hingga Dini Hari

27
×

BMKG Peringatkan Hujan dan Petir di Riau, Cuaca Memburuk Sore hingga Dini Hari

Sebarkan artikel ini
BMKG Peringatkan Hujan dan Petir di Riau, Cuaca Memburuk Sore hingga Dini Hari
Kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Minggu (1/2/2026). /Taktiknews/Yuris

Taktiknews.com, Pekanbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Riau akan mengalami perubahan signifikan pada Rabu (18/2/2026).

Sejak pagi hari, cuaca didominasi udara kabur hingga berawan, namun memasuki sore hingga dini hari berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Forecaster On Duty Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Alfa Nataris, menyampaikan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada sore dan malam hari ketika potensi hujan diprediksi meluas.

“Sejak pagi hingga siang hari cuaca di Riau relatif berawan, namun pada sore hingga malam hujan ringan sampai sedang diprakirakan terjadi hampir di seluruh wilayah,” jelasnya kepada Taktiknews.com.

BMKG mencatat, pada siang hari peluang hujan ringan mulai muncul di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Sementara itu, pada malam hingga dini hari, hujan berpotensi melanda sejumlah daerah seperti Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, hingga Kota Dumai.

Lebih lanjut, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

“Waspadai hujan sedang hingga lebat yang berpotensi terjadi di Kabupaten Rokan Hilir pada sore hari, kemudian meluas ke Bengkalis, Siak, dan Dumai pada malam hingga dini hari,” tambah Alfa.

Secara umum, suhu udara di Provinsi Riau diperkirakan berada pada kisaran 22 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban relatif tinggi, mencapai 60 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan sekitar 10–30 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter, tergolong rendah dan relatif aman bagi aktivitas pelayaran. Meski demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Kabar positif datang dari pemantauan titik panas. Berdasarkan citra satelit BMKG, tidak terdeteksi hotspot di seluruh wilayah Provinsi Riau pada hari ini. Kondisi ini mengindikasikan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sebelumnya muncul di beberapa daerah mulai mereda.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya bagi pengguna jalan, nelayan, serta warga yang beraktivitas di luar ruangan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *