Banner Website
Hukum & Kriminal

167 Personel Polres Kampar Tes Urine Mendadak, Kapolres Tegaskan Nol Toleransi Narkoba

39
×

167 Personel Polres Kampar Tes Urine Mendadak, Kapolres Tegaskan Nol Toleransi Narkoba

Sebarkan artikel ini
167 Personel Polres Kampar Tes Urine Mendadak, Kapolres Tegaskan Nol Toleransi Narkoba
Polres Kampar menggelar tes urine mendadak terhadap seluruh personel, pemeriksaan dilakukan usai apel pagi, Senin (23/02/2026), di Aula Sanika Setyawada. (TN/Ho-Polres Kampar)

Taktiknews.com, Kampar – Polres Kampar menggelar tes urine mendadak terhadap seluruh personelnya sebagai bentuk komitmen pemberantasan narkoba di internal kepolisian. Langkah ini menjadi pesan tegas bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkotika di tubuh Polri.

Pemeriksaan dilakukan usai apel pagi, Senin (23/02/2026), di Aula Sanika Setyawada. Kegiatan dipimpin oleh Wakapolres Kampar, Rizki Hidayat, mewakili Kapolres Kampar.

Sebanyak 167 personel menjalani pemeriksaan, terdiri dari Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polres Kampar.

Kapolres Kampar, Boby Putra Ramadhan, menegaskan bahwa institusinya tidak akan mentolerir anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

โ€œKami tidak memberi ruang bagi personel yang terlibat narkoba. Jika terbukti, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Ini komitmen kami menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat,โ€ tegasnya.

Tes urine mendadak ini dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus pengawasan internal agar aparat penegak hukum benar-benar menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkotika.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh personel dinyatakan negatif narkoba. Hasil ini dinilai sebagai indikator kedisiplinan internal sekaligus bukti keseriusan pengawasan di tubuh Polres Kampar.

Meski demikian, pengawasan tidak akan berhenti pada kegiatan ini saja. Pihak kepolisian memastikan tes serupa akan dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Langkah ini menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga dimulai dari internal institusi penegak hukum.

Polres Kampar berharap, dengan pengawasan ketat dan komitmen integritas, kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal tanpa tercoreng oleh penyalahgunaan narkoba.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *