Banner Website
Daerah

SPMB Riau 2026 Buka Jalur Afirmasi Sekolah Swasta, Tersedia 2.179 Kuota

10
×

SPMB Riau 2026 Buka Jalur Afirmasi Sekolah Swasta, Tersedia 2.179 Kuota

Sebarkan artikel ini
SPMB Riau 2026 Buka Jalur Afirmasi Sekolah Swasta
Ilustrasi: Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Riau membuka pendaftaran SPMB Riau 2026 jalur afirmasi untuk SMA dan SMK swasta mulai Senin (22/6/2026). (TN/MCR)

Taktiknews.com, Pekanbaru โ€“ Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Riau membuka pendaftaran SPMB Riau 2026 jalur afirmasi untuk SMA dan SMK swasta mulai Senin (22/6/2026). Sebanyak 2.179 kursi disiapkan bagi calon peserta didik yang memenuhi persyaratan.

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengatakan tahapan pendaftaran berlangsung hingga Jumat (26/6/2026) pukul 12.00 WIB.

“Dimulai besok pukul 10.00 wib sampai dengan Jumat, 26 Juni pukul 12.00 akan dibuka tahapan pendaftaran sekolah swasta jalur afirmasi,” kata Erisman Yahya kepada Taktiknews.com secara tertulis, Minggu (21/6/2026).

Menurut Erisman, total kuota yang tersedia terdiri dari 424 kursi untuk SMA swasta dan 1.755 kursi untuk SMK swasta.

“Tahun ini kita buka untuk 2.179 calon siswa. Sebanyak 424 untuk kuota SMA Swasta dan 1755 untuk kuota SMK Swasta,” katanya.

Jalur afirmasi ini ditujukan bagi calon murid dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, serta peserta yang belum berhasil diterima pada pilihan terakhir di sekolah negeri.

“Dengan penentuan penerimaan, yaitu pioritas jarak tempat tinggal ke sekolah, usia calon murid dan waktu pendaftaran,” katanya.

Dari pantauan Taktiknews.com, program tersebut menjadi salah satu upaya Pemprov Riau memperluas akses pendidikan bagi siswa yang belum memperoleh bangku di sekolah negeri sekaligus memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan.

Adapun syarat umum pendaftaran meliputi ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) SMP sederajat Tahun Ajaran 2023/2024, 2024/2025, atau 2025/2026. Calon peserta juga wajib melampirkan surat keterangan rata-rata nilai rapor semester I hingga V yang diterbitkan sekolah.

“Kemudian dilengkapi surat keterangan rata-rata nilai rapor semester I-V yang diterbitkan sekolah. Usia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2026 dan Kartu Keluarga (KK) minimal terbit 1 tahun terakhir terhitung 1 Juni 2025,” katanya.

Selain itu, peserta harus berusia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2026 serta memiliki Kartu Keluarga (KK) yang telah terbit minimal satu tahun sebelum 1 Juni 2025.

Untuk persyaratan khusus, calon murid harus belum diterima pada pilihan terakhir sekolah negeri dan memiliki dokumen pendukung program bantuan sosial pemerintah.

“Kemudian, memiliki Surat Keterangan Terdata Dalam DTSEN Dinas Sosial pada desil 1 sampai 4 yang masih berlaku. Dan bukti keikutsertaan program penanganan keluarga tidak mampu atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) ataupun bukti program bantuan pemerintah lainnya,” pungkasnya kepada Taktiknews.com secara tertulis.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *