Banner Website
Daerah

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sejumlah Wilayah Riau Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

11
×

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sejumlah Wilayah Riau Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Sebarkan artikel ini
BMKG Peringatkan Hujan dan Petir di Riau, Cuaca Memburuk Sore hingga Dini Hari
Kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Minggu (1/2/2026). /Taktiknews/Yuris

Taktiknews.com, Pekanbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Riau. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang diprakirakan masih terjadi pada Senin (22/6/2026).

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Deby C., mengatakan kondisi cuaca tersebut berpotensi terjadi sejak pagi hingga malam hari di beberapa daerah.

“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kota Dumai pada pagi dan malam hari,” ujar Deby.

Berdasarkan pengamatan radar cuaca, hujan ringan hingga sedang telah terpantau sejak pagi di sejumlah wilayah, di antaranya Bengkalis, Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai.

Sementara itu, pada siang hingga sore hari hujan diperkirakan meluas ke wilayah Kampar dan Kepulauan Meranti. Sedangkan malam hari, potensi hujan masih terjadi di Kabupaten Kampar, Pelalawan, Bengkalis, dan Indragiri Hulu.

Dari informasi yang dihimpun Taktiknews.com, suhu udara di Provinsi Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 55 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam.

BMKG juga mencatat masih adanya potensi kebakaran hutan dan lahan yang ditandai dengan keberadaan titik panas atau hotspot di sejumlah daerah.

Hingga pukul 23.00 WIB, terdeteksi sebanyak 141 titik panas di Pulau Sumatera. Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menyumbang 13 hotspot yang tersebar di Kabupaten Siak, Pelalawan, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, dan Kota Pekanbaru.

Kabupaten Siak menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni empat titik. Disusul Pelalawan tiga titik, Kuantan Singingi tiga titik, Pekanbaru dua titik, dan Rokan Hilir satu titik.

Meski sebagian besar wilayah Riau masih diguyur hujan, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla serta dampak cuaca ekstrem seperti pohon tumbang, banjir genangan, dan gangguan aktivitas transportasi.

Untuk aktivitas pelayaran, BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut di perairan Riau berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah sehingga relatif aman untuk aktivitas perairan.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *