Banner Website
Daerah

Ruas Tempel-Klangon Rusak Parah, Pemkab Sleman Ambil Langkah Darurat Demi Keselamatan Warga

45
×

Ruas Tempel-Klangon Rusak Parah, Pemkab Sleman Ambil Langkah Darurat Demi Keselamatan Warga

Sebarkan artikel ini
Ruas Tempel-Klangon Rusak Parah, Pemkab Sleman Ambil Langkah Darurat Demi Keselamatan Warga

Taktiknews.com, Sleman – Ruas Tempel-Klangon rusak parah, Pemkab Sleman ambil langkah darurat demi keselamatan warga dengan meninjau langsung sekaligus melakukan perbaikan sementara di Dusun Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Kecamatan Tempel, Senin (12/1/2026).

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya keluhan masyarakat atas kondisi jalan berlubang yang membahayakan pengguna.

Bupati Sleman Harda Kiswaya turun ke lokasi bersama Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman serta PT Adhi Karya. Penanganan dilakukan sebagai respons cepat atas kerusakan jalan yang semakin parah, terutama saat curah hujan tinggi.

Kerusakan pada ruas tersebut diduga kuat dipicu oleh tingginya aktivitas kendaraan bertonase berat yang melintas, seiring pembangunan proyek strategis nasional Tol Jogja–Bawen.

Akibatnya, permukaan jalan mengalami kerusakan di sejumlah titik dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Sebagai solusi jangka pendek, Pemkab Sleman mengerahkan alat berat untuk melakukan perbaikan dengan metode tambal sulam pada bagian jalan berlubang.

Upaya ini difokuskan untuk mengurangi potensi kecelakaan dan menjaga kelancaran mobilitas warga.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan bahwa meskipun ruas Tempel–Klangon merupakan jalan provinsi di bawah kewenangan Pemerintah Daerah DIY, Pemkab Sleman tetap hadir memberikan penanganan darurat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemda DIY. Walaupun status jalan ini kewenangan provinsi, karena berada di wilayah Sleman dan digunakan masyarakat setiap hari, kami tetap merasa bertanggung jawab membantu,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Banyurejo, Saparjo, menyampaikan bahwa kondisi jalan rusak telah lama dikeluhkan warga. Situasi semakin berbahaya ketika hujan turun karena lubang jalan tertutup genangan air.

“Banyak pengendara mengeluh, apalagi pengendara motor. Saat hujan, lubang tidak terlihat dan sangat berisiko,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemkab Sleman dan PT Adhi Karya yang turun langsung ke lapangan tanpa memperdebatkan kewenangan sektoral.

Ke depan, Saparjo berharap Pemerintah Daerah DIY bersama PT Adhi Karya selaku pelaksana pembangunan Tol Jogja-Bawen dapat segera melakukan perbaikan permanen dan menyeluruh pada ruas Tempel–Klangon agar persoalan jalan rusak tidak terus berulang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *