Taktiknews.com, Pekanbaru – PSPS Pekanbaru resmi menunjuk Akhyar Ilyas sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi kompetisi musim 2026. Mantan pelatih Persiraja Banda Aceh itu dipercaya menggantikan Aji Santoso yang sebelumnya mengundurkan diri karena alasan keluarga.
Keputusan tersebut diumumkan manajemen PSPS Pekanbaru setelah melakukan evaluasi dan pencarian sosok yang dinilai mampu membawa tim berjuluk Askar Bertuah mencapai target promosi ke Liga 1 Indonesia.
Nama Akhyar Ilyas menjadi pilihan setelah menunjukkan performa impresif bersama Persiraja Banda Aceh pada musim 2025/2026. Saat itu, ia sukses mengangkat performa tim dari zona degradasi hingga menutup kompetisi di posisi kelima Grup A Liga 2 Indonesia.
Perbaikan performa Persiraja tidak lepas dari strategi permainan, pendekatan taktik, serta keberhasilannya mendatangkan sejumlah pemain pada bursa transfer pertengahan musim. Hasil tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama manajemen PSPS untuk merekrutnya.
CEO PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah, membenarkan bahwa proses perekrutan telah rampung dan Akhyar Ilyas resmi menjadi pelatih kepala baru tim kebanggaan masyarakat Riau tersebut.
“Ya alhamdulillah Coach Akhyar sudah bergabung dengan PSPS,” ujar Edward, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, saat ini manajemen baru menyelesaikan proses kontrak dengan pelatih kepala. Setelah itu, tim akan mulai menyusun komposisi pemain sesuai kebutuhan yang akan dibahas bersama pelatih baru.
“Sekarang pelatih dulu, setelah itu pemain-pemainnya. Pelan-pelan dulu,” ucapnya.
Kepada Taktiknews.com, Rabu (24/6/2026), Edward mengatakan manajemen ingin membangun tim secara bertahap agar persiapan menghadapi kompetisi berjalan lebih matang dan terarah.
Sebelumnya, PSPS Pekanbaru sempat menunjuk Aji Santoso sebagai pelatih kepala untuk musim mendatang. Namun kerja sama tersebut berakhir lebih cepat setelah Aji memutuskan mundur karena alasan keluarga.
Pantauan Taktiknews.com, kehadiran Akhyar Ilyas diharapkan menjadi energi baru bagi PSPS Pekanbaru. Rekam jejaknya dalam membangkitkan Persiraja Banda Aceh dari papan bawah Liga 2 menjadi modal penting bagi Askar Bertuah dalam mewujudkan target promosi ke Liga 1 Indonesia.***














