Taktiknews.com, Pringsewu – Polres Pringsewu menyatakan kesiapan penuh menyambut pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang akan digelar selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Operasi ini menjadi langkah strategis kepolisian dalam menekan pelanggaran serta menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Pringsewu.
Operasi tersebut digelar seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2026. Kondisi ini dinilai rawan memicu lonjakan kecelakaan lalu lintas apabila tidak diimbangi dengan kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan.
Kasi Humas Polres Pringsewu, AKP Priyono, menegaskan bahwa operasi ini tidak semata-mata mengedepankan penegakan hukum. Pendekatan edukatif dan preventif justru menjadi fokus utama guna membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
“Keselamatan di jalan raya bukan hanya urusan polisi. Ini tanggung jawab bersama. Penindakan tetap ada, namun itu adalah langkah terakhir. Edukasi dan pencegahan menjadi prioritas utama,” ujar AKP Priyono, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, Sabtu (31/1/2026) kepada Taktiknews.com.
Sebagai bentuk keseriusan, seluruh personel yang dilibatkan telah mengikuti latihan praoperasi di Mapolres Pringsewu. Kegiatan tersebut difokuskan pada pemantapan peran masing-masing anggota, pola bertindak di lapangan, serta antisipasi potensi kerawanan lalu lintas selama masa operasi.
Menurut AKP Priyono, keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau tidak dapat dicapai tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, operasi ini juga melibatkan lintas sektor, mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Raharja, hingga instansi terkait lainnya.
“Sinergi antarinstansi sangat penting untuk menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sekaligus menekan risiko kecelakaan fatal,” jelasnya.
Melalui operasi ini, Polres Pringsewu berharap masyarakat tidak hanya patuh saat ada razia, tetapi mampu menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan budaya sehari-hari dalam berlalu lintas.
Di akhir pernyataannya, AKP Priyono mengimbau pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi surat kendaraan, menggunakan helm standar, mengenakan sabuk pengaman, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.
“Keselamatan adalah prioritas. Disiplin berlalu lintas berarti menyelamatkan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.***













