Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru agresif dalam membenahi infrastruktur jalan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho, perbaikan ruas jalan rusak dikebut dan mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Meski belum genap sepuluh bulan menjabat, puluhan ruas jalan yang sebelumnya rusak kini kembali mulus. Program perbaikan jalan ini menjadi salah satu fokus utama Pemko Pekanbaru untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Saat ini, pengaspalan tengah berlangsung di Jalan Buluh Cina, Kecamatan Tuah Madani. Ruas sepanjang sekitar 500 meter tersebut merupakan akses penting menuju Kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau, yang selama ini dikeluhkan warga karena kondisi jalannya.
“Pekerjaan sudah dimulai sejak malam hari untuk mempercepat penyelesaian,” ujar Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru, Martin Manouluk, Minggu (28/12).
Martin menyebutkan, pengaspalan Jalan Buluh Cina ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan. Pekerjaan dilakukan melalui kegiatan operasional pemeliharaan dengan ketersediaan material yang telah disiapkan.
“Insyaallah seluruh pekerjaan yang masuk dalam program pemeliharaan ini selesai sebelum akhir tahun,” jelasnya.
Selain Jalan Buluh Cina, Dinas Perkim juga telah merampungkan pengaspalan di sejumlah titik lain, seperti Jalan Bundo Kandung, Jalan Karya Indah, Jalan Alam Indah, serta Jalan Kutilang Sakti.
Perbaikan jalan tidak hanya dilakukan oleh Dinas Perkim. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru juga melakukan pengaspalan ulang (overlay) di 29 ruas jalan menjelang akhir tahun 2025.
Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, menyampaikan bahwa total panjang jalan yang telah dan sedang diaspal mencapai 38 kilometer.
“Target sesuai visi dan misi wali kota sebenarnya 20 kilometer per tahun. Tapi tahun ini kita bisa melampaui, karena ada penambahan ruas jalan. Program yang seharusnya selesai dua tahun, bisa dituntaskan dalam satu tahun,” ungkap Edward.
Menurutnya, sebagian besar dari 29 ruas jalan tersebut telah rampung dan sisanya ditargetkan selesai sebelum tutup tahun.
Edward menambahkan, setelah pengaspalan jalan, Pemko Pekanbaru akan memfokuskan penanganan drainase pada tahun mendatang guna mencegah kerusakan jalan akibat genangan air.
“Perbaikan jalan kita kejar dulu. Untuk drainase akan menjadi fokus lanjutan agar kualitas jalan bisa bertahan lebih lama,” pungkasnya.
Percepatan perbaikan infrastruktur ini menjadi sinyal kuat arah kepemimpinan Pemko Pekanbaru di bawah Agung Nugroho, sekaligus menjawab keluhan warga yang selama ini terdampak jalan rusak.***












