TAKTIKNEWS.COM – Komisi III DPRD Provinsi Riau mendorong optimalisasi penerimaan pajak dari industri kelapa sawit dan minyak goreng guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Upaya tersebut dibahas dalam rapat kerja Komisi III DPRD Riau bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan perwakilan perusahaan, Kamis (22/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Komisi III menyoroti potensi penerimaan pajak dari produsen minyak goreng dan pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di Provinsi Riau.

Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, mendorong pengawasan dan penagihan pajak dilakukan secara lebih proaktif dan tegas. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan potensi penerimaan daerah dapat dioptimalkan.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Riau, Abdullah, meminta pemeriksaan kepatuhan pajak terhadap seluruh PKS di Riau.

Menurutnya, pengawasan tersebut diperlukan agar potensi pendapatan dari sektor industri kelapa sawit dapat tergarap secara maksimal.

Optimalisasi penerimaan pajak di sektor industri sawit dan minyak goreng diharapkan mampu meningkatkan PAD sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Dengan penerimaan daerah yang lebih optimal, Pemerintah Provinsi Riau diharapkan memiliki kapasitas lebih besar dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***

















