Banner Website
Politik

DPR Dorong Polri Jaga Meratus dan Perang Total Narkoba di Hulu Sungai Tengah

65
×

DPR Dorong Polri Jaga Meratus dan Perang Total Narkoba di Hulu Sungai Tengah

Sebarkan artikel ini
DPR Dorong Polri Jaga Meratus dan Perang Total Narkoba di Hulu Sungai Tengah
Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi./Taktiknews/Ho-Sekwan Dpr Ri

TaktiknBews.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi menegaskan peran strategis kepolisian dalam dua isu krusial di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, yakni perlindungan lingkungan Pegunungan Meratus dan pemberantasan peredaran narkoba.

Penegasan tersebut disampaikan Habib Aboe saat agenda reses bersama jajaran Polres Hulu Sungai Tengah, yang digelar di Aula Polres HST beberapa waktu lalu. Kegiatan itu dihadiri pejabat utama Polres HST serta seluruh kapolsek di wilayah hukum setempat.

Di hadapan jajaran kepolisian, Habib Aboe mengingatkan bahwa Pegunungan Meratus memiliki fungsi vital sebagai penyangga ekosistem dan sumber kehidupan masyarakat. Kerusakan hutan, menurutnya, merupakan akar dari berbagai bencana alam yang kerap menelan korban jiwa dan kerugian besar.

Ia meminta aparat kepolisian tidak lengah dan menjadikan pengalaman bencana di sejumlah daerah, seperti Sumatra dan Aceh, sebagai pelajaran penting.

“Ketika hutan dirusak dan keseimbangan alam terganggu, bencana hanya tinggal menunggu waktu. Saya berharap Polri di Hulu Sungai Tengah menjadi garda terdepan dalam menjaga Meratus,” tegasnya, Senin (22/12/2025).

Politisi Fraksi PKS tersebut juga menekankan bahwa tidak boleh ada kompromi terhadap pelaku perusakan lingkungan, khususnya di kawasan konservasi.

“Penegakan hukum harus tegas dan konsisten. Kawasan konservasi adalah benteng terakhir lingkungan hidup kita,” ujarnya.

Selain isu lingkungan, Habib Aboe menyoroti ancaman serius peredaran gelap narkotika di wilayah HST. Ia menyebut maraknya peredaran sabu dan obat-obatan terlarang golongan G sebagai sinyal bahaya bagi masa depan generasi muda.

Menurutnya, penanganan narkoba tidak boleh setengah-setengah. Polri diminta menerapkan prinsip zero tolerance dan menindak tegas seluruh jaringan, bukan hanya pengguna.

“Narkoba sudah menyasar berbagai lapisan masyarakat. Ini ancaman nyata. Penegakan hukum harus menyentuh akar persoalan, dari pengedar hingga bandar,” tegas wakil rakyat dari Dapil Kalimantan Selatan I tersebut.

Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan diskusi terbuka antara Habib Aboe dan para kapolsek terkait berbagai tantangan di lapangan, mulai dari keterbatasan personel hingga kebutuhan sarana pendukung keamanan.

Habib Aboe menyatakan komitmennya untuk membawa aspirasi Polres HST ke tingkat pusat, khususnya terkait penguatan infrastruktur dan dukungan kebijakan guna meningkatkan kinerja kepolisian.

Sementara itu, Kapolres Hulu Sungai Tengah menyambut positif arahan tersebut dan menegaskan kesiapan jajarannya untuk memperkuat upaya pelestarian Pegunungan Meratus serta intensifikasi pemberantasan narkoba di wilayah Bumi Murakata.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *