TaktikNews.com, Dumai – Kepedulian Polri terhadap masa depan pendidikan anak-anak kurang mampu kembali ditunjukkan Polres Dumai.
Melalui program kemanusiaan, jajaran kepolisian menyambangi sebuah rumah kontrakan sederhana di wilayah Polsek Dumai Timur untuk menyerahkan bantuan seragam sekolah kepada seorang siswa sekolah dasar yang selama ini berangkat belajar tanpa perlengkapan layak.
Azka (7), siswa kelas I SD yang berasal dari keluarga prasejahtera. Kehidupan keluarga Azka jauh dari kata cukup. Sang ayah bekerja sebagai buruh kasar di luar daerah, sementara ibunya harus bertahan menghidupi lima anak dengan pekerjaan serabutan.
Keterbatasan ekonomi membuat keluarga ini tidak mampu menyediakan seragam sekolah baru. Selama ini, anak-anak hanya mengenakan pakaian bekas pemberian warga, bahkan Azka terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan pakaian sehari-hari.
Kondisi tersebut menyentuh hati Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang. Ia mengukapkan kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.
“Polri harus hadir saat masyarakat berada dalam kondisi sulit. Jangan sampai ada anak yang kehilangan semangat belajar hanya karena tidak memiliki seragam sekolah. Pendidikan adalah hak setiap anak,” ujar AKBP Angga, Jumat (6/2/2026) kepada TaktikNews.com.
Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Kapolsek Dumai Timur, Kompol Aditya Reza, yang melihat sendiri kondisi keluarga Azka. Ia menyebut, momen tersebut menjadi pengingat bahwa masih banyak warga yang membutuhkan uluran tangan.
“Saat kami tiba, token listrik rumah kontrakan itu hampir habis. Situasi ini menggambarkan betapa berat beban hidup keluarga tersebut,” ungkap Aditya.
Program bertajuk “Polisi Berbagi Kasih” ini merupakan bagian dari implementasi Program Jalur Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, yang menekankan pendekatan empati dan kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat.
Bagi Aditya, semboyan Polri untuk Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan konkret, bukan sekadar slogan. Seragam sekolah yang diberikan diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar bagi Azka dan saudara-saudaranya.
“Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap menjadi pemantik semangat. Anak-anak harus merasa bahwa mereka tidak sendiri dan negara hadir untuk mereka,” katanya.
Polsek Dumai Timur berharap kesejahteraan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Keamanan tidak hanya soal patroli dan penindakan, tetapi juga tentang memastikan warga merasa diperhatikan dan dihargai,” tutupnya.***














