TAKTIKNEWS.COM โ iPhone Air menjadi model yang mengalami kenaikan harga paling tinggi setelah Apple menyesuaikan harga jual sejumlah iPhone di Jepang. Kebijakan tersebut dilakukan di tengah pelemahan nilai tukar yen terhadap dolar Amerika Serikat yang terus memberi tekanan pada pendapatan perusahaan.
Penyesuaian harga yang diumumkan Apple mencapai hingga 11 persen untuk beberapa model. Varian iPhone Air 256 GB mencatat kenaikan terbesar secara nominal, yakni 18.000 yen, sehingga kini dibanderol 177.800 yen dari sebelumnya 159.800 yen.
Berdasarkan pantauan Taktiknews.com, Selasa (21/7/2026), langkah Apple dilakukan ketika nilai yen berada di salah satu level terlemahnya dalam beberapa dekade terakhir. Kondisi tersebut dinilai lebih memengaruhi strategi harga perusahaan dibanding isu krisis memori yang sebelumnya menjadi perhatian industri teknologi.
Apple belum mengungkapkan alasan resmi di balik perubahan harga tersebut. Namun, pelemahan mata uang Jepang diperkirakan mengurangi nilai pendapatan perusahaan ketika hasil penjualan di negara itu dikonversi ke dolar AS.
Mengacu pada data LSEG, kurs yen sempat menyentuh 162,83 yen per dolar AS pada Selasa, 30 Juni 2026. Posisi itu menjadi salah satu titik pelemahan yen terdalam dalam hampir 40 tahun terakhir sehingga meningkatkan tantangan bagi perusahaan global yang beroperasi di Jepang.
Tekanan kurs tersebut mendorong Apple menyesuaikan harga jual agar nilai pendapatannya tetap terjaga. Strategi serupa juga kerap diterapkan perusahaan multinasional saat menghadapi fluktuasi nilai tukar yang signifikan.
Selain iPhone Air, sejumlah model premium lainnya juga mengalami kenaikan harga. iPhone 17 Pro Max 256 GB kini dijual 214.800 yen dari sebelumnya 194.800 yen atau naik sekitar 10 persen, sedangkan iPhone 17 Pro 256 GB meningkat menjadi 194.800 yen dari 179.800 yen atau sekitar 8 persen.
Kenaikan harga juga berlaku pada iPhone 17 256 GB yang kini dipasarkan seharga 142.800 yen dari sebelumnya 129.800 yen. Sementara itu, iPhone 17e 256 GB naik menjadi 107.800 yen dari 99.800 yen, sedangkan iPhone 16 128 GB kini dijual 124.800 yen setelah sebelumnya dibanderol 114.800 yen.

Menurut laporan iPhoneros yang dikutip tekno.kompas.com dari 9to5Mac, penyesuaian harga tersebut terjadi di hampir seluruh lini iPhone yang dipasarkan Apple di Jepang. Kebijakan itu menjadi bagian dari langkah perusahaan menyesuaikan kondisi ekonomi dan pergerakan nilai tukar.
Sebelumnya, Apple juga menaikkan harga sejumlah iPad dan komputer Mac akibat meningkatnya biaya komponen. Informasi yang dihimpun Taktiknews.com menunjukkan Apple telah lebih dulu menyesuaikan harga iPhone di Indonesia pada awal Juli 2026 dan dijadwalkan menyampaikan laporan keuangan fiskal kuartal ketiga pada 30 Juli, yang diperkirakan akan memberikan gambaran mengenai strategi harga perusahaan di berbagai pasar.***














