Ekonomi & Bisnis

Es Podeng Daplun Ikut Event Kuliner dari Jakarta di Pekanbaru, Andalkan Cita Rasa Khas

×

Es Podeng Daplun Ikut Event Kuliner dari Jakarta di Pekanbaru, Andalkan Cita Rasa Khas

Sebarkan artikel ini
Es Podeng Daplun Hadir di Event Kuliner Pekanbaru, Tawarkan Rasa Khas
Es Podeng Daplun ikut event kuliner dari Jakarta di Pekanbaru. (Taktik news.com/Riki)

TAKTIKNEWS.COM – Es Podeng Daplun ikut Infinite event organizer dari berbagain kuliner dari Jakarta di Living World Pekanbaru dengan menawarkan cita rasa khas yang membedakannya dari es podeng lainnya.

Berawal dari usaha di Tangerang, bisnis kuliner ini kini memiliki empat hingga lima cabang dan menarik perhatian pengunjung melalui pilihan rasa yang beragam.

Es Podeng Daplun turut berpartisipasi dalam kegiatan yang digelar Infinite Event Organizer, yang menghadirkan beragam pelaku usaha kuliner asal Jakarta di Living World Pekanbaru.

Berawal dari usaha di Tangerang, Es Podeng Daplun kini telah memiliki empat hingga lima cabang dan menawarkan cita rasa khas dengan beragam pilihan yang menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Kehadiran Es Podeng Daplun di sebuah pameran kuliner di Pekanbaru menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat setempat. Dalam pameran tersebut, varian nangka dan original menjadi pilihan yang banyak diminati pengunjung.

Pemilik usaha menjelaskan bahwa cita rasa menjadi salah satu faktor yang membuat Es Podeng Daplun dikenal masyarakat. Ia menyebut produknya memiliki karakter rasa yang berbeda dibandingkan es podeng pada umumnya, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan.

Usaha ini awalnya berkembang di Tangerang sebelum memperluas jangkauan penjualannya ke sejumlah wilayah lain. Menurut keterangan yang disampaikan, penjualan di Tangerang dapat mencapai sekitar 300 cup, meskipun periode penjualan tersebut tidak dijelaskan secara terperinci.

Untuk harga selama pameran, satu cup Es Podeng Daplun dibanderol Rp30.000. Harga tersebut berlaku untuk penjualan di lokasi pameran, sedangkan informasi mengenai harga di gerai lainnya tidak disampaikan.

Nama Daplun juga menjadi bagian dari identitas usaha yang dijalankan. Saat ditanya mengenai asal-usul nama tersebut, Ahmad menyebutnya sebagai nama yang membawa keberuntungan atau hoki bagi bisnisnya.

Dalam menjalankan usaha, Es Podeng Daplun menggunakan beberapa model penjualan, mulai dari gerobak hingga gerai di ruko. Perpaduan model penjualan tersebut menjadi bagian dari pengembangan usaha yang kini telah memiliki empat hingga lima cabang.

Es Podeng Daplun memiliki sejumlah cabang yang tersebar di wilayah Jakarta Barat dan Serpong. Dalam pameran kuliner yang berlangsung di Pekanbaru pada 24 September hingga Oktober 2026, Ahmad bertugas sebagai penjaga stan untuk melayani pengunjung.

Dari sisi omzet, penjualan harian Es Podeng Daplun disebut dapat mencapai sekitar Rp3 juta. Namun, capaian penjualan selama mengikuti pameran di Pekanbaru belum dapat dipastikan karena kegiatan tersebut baru berlangsung selama dua hari saat wawancara dilakukan.

Selama pameran berlangsung, varian nangka dan original menjadi rasa yang paling diminati pengunjung asal Pekanbaru. Sementara itu, varian nangka durian dan durian disebut masih jarang dipilih dibandingkan kedua varian tersebut.

Partisipasi Es Podeng Daplun dalam event kuliner di Pekanbaru menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pasar di luar wilayah Jakarta. Dengan mengandalkan cita rasa khas dan pilihan menu yang beragam, usaha ini terus memperkenalkan produknya kepada konsumen di berbagai daerah.****

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *