TaktikNews.com, Pekanbaru – Sekretaris DPRD Provinsi Riau, Renaldi, menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh di lingkungan Sekretariat DPRD Riau, menyusul masih bergulirnya persoalan hukum yang menyeret institusi tersebut.
Dalam arahannya kepada aparatur sipil negara (ASN) dan staf sekretariat, Renaldi mengingatkan agar kesalahan masa lalu tidak kembali terulang, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan administrasi dan keuangan.
“Saya diberi amanah oleh Gubernur Riau untuk membereskan persoalan di Sekretariat DPRD. Yang sudah terjadi jangan sampai terulang lagi. Itu tidak boleh,” ujar Renaldi, Sabtu (7/2/2026).
Renaldi menjelaskan, langkah awal yang akan dilakukannya adalah mempelajari secara menyeluruh akar persoalan yang menyebabkan munculnya kasus hukum di lingkungan Sekwan.
Menurutnya, proses tersebut dilakukan secara bertahap sambil berjalan, dengan fokus mengidentifikasi celah-celah kelemahan sistem dan tata kelola yang selama ini menjadi sumber masalah.
“Semua akan kami teliti dan analisa. Setelah ketemu celahnya, tugas kita adalah menutup celah itu agar tidak terulang,” tegasnya.
Ia menambahkan, Sekretariat DPRD Riau tetap berada di bawah tanggung jawab penuh Sekwan. Karena itu, ia memastikan akan memantau langsung setiap proses kerja agar perbaikan berjalan konsisten dan tidak berhenti di tengah jalan.
“Jangan sampai menyelesaikan satu masalah tapi justru memunculkan masalah baru. Kalau begitu, persoalan tidak akan pernah selesai,” ucapnya.
Renaldi juga menyadari bahwa proses penyelesaian persoalan hukum dan administrasi yang ada tidak bisa diselesaikan secara instan, mengingat besarnya tanggung jawab dan nilai yang harus dipulihkan.
Sebagai pimpinan baru, Renaldi mengaku telah memberikan peringatan tegas kepada seluruh ASN dan staf agar bekerja sesuai aturan dan tidak mengulangi praktik-praktik yang berpotensi melanggar hukum.
“Kami ingin memastikan semua pegawai bekerja lebih disiplin dan transparan. Harapannya, siapa pun yang pernah terlibat sebelumnya tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama,” pungkasnya.
Dengan langkah pembenahan ini, Sekretariat DPRD Riau diharapkan mampu memulihkan kepercayaan publik serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.***













