Banner Website
Nasional

Karirhub Jadi Senjata Pemerintah Cegah Lowongan Kerja Palsu

49
×

Karirhub Jadi Senjata Pemerintah Cegah Lowongan Kerja Palsu

Sebarkan artikel ini
Karirhub Jadi Senjata Pemerintah Cegah Lowongan Kerja Palsu
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi. TaktikNews/ho-Kemnaker

TaktikNews.com, Jakarta – Maraknya penipuan lowongan kerja (loker) membuat pencari kerja kerap menjadi korban. Menjawab persoalan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat platform Karirhub dengan mengintegrasikan berbagai job portal swasta agar informasi loker lebih aman, terverifikasi, dan mudah diakses dalam satu pintu.

Melalui integrasi ini, pencari kerja tidak lagi harus berpindah-pindah aplikasi atau situs untuk mencari peluang kerja. Seluruh lowongan yang ditampilkan di Karirhub berasal dari sumber resmi dan telah melalui proses verifikasi oleh Pusat Pasar Kerja Kemnaker.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk melindungi masyarakat dari praktik penipuan berkedok rekrutmen kerja.

“Karirhub kami posisikan sebagai gerbang utama pencarian kerja yang aman. Lowongan yang ditampilkan bersumber jelas dan telah diverifikasi, sehingga pencari kerja lebih terlindungi dari loker palsu,” ujar Cris dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Penguatan Karirhub merupakan bagian dari strategi nasional pengelolaan pasar kerja digital yang telah dirintis sejak Agustus 2025 di bawah kepemimpinan Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli.

Saat ini, Kemnaker menggandeng delapan job portal swasta. Dari jumlah tersebut, empat portal telah resmi terhubung dan dapat diakses melalui Karirhub, yakni HiredToday, Toploker, Redy, dan Glints. Sementara empat portal lainnya masih dalam tahap penyelarasan sistem.

Untuk memastikan transparansi, setiap lowongan dari portal mitra yang ditampilkan di karirhub.kemnaker.go.id dilengkapi dengan logo dan identitas sumber, sehingga pencari kerja dapat mengetahui asal informasi sebelum melamar.

Cris menjelaskan, Kemnaker menyiapkan dua skema integrasi agar pencari kerja bisa memilih cara melamar yang paling sesuai.

Pertama, skema full integrasi, di mana pelamar dapat mengajukan lamaran langsung melalui Karirhub tanpa perlu berpindah platform. Dengan persetujuan pengguna, data lamaran akan diteruskan ke perusahaan melalui job portal mitra. Seluruh tahapan rekrutmen, mulai dari seleksi hingga keputusan akhir, tetap dikelola oleh perusahaan. Proses ini sudah diterapkan pada HiredToday.

Kedua, skema semi integrasi, yakni lowongan tetap ditampilkan di Karirhub, namun pelamar akan diarahkan ke situs job portal mitra untuk proses pendaftaran dan seleksi. Skema ini saat ini digunakan oleh Toploker, Redy, dan Glints.

Data Pusat Pasar Kerja Kemnaker mencatat, sepanjang tahun 2025 terdapat 115.182 lowongan kerja yang tersedia di Karirhub, berasal dari 2.135 perusahaan di berbagai sektor.

Kemnaker mengimbau masyarakat untuk selalu mengakses informasi kerja melalui tautan resmi Karirhub, memperhatikan identitas sumber lowongan, serta memanfaatkan fitur yang tersedia agar terhindar dari penipuan.

“Ke depan, kolaborasi ini akan terus diperluas agar masyarakat semakin mudah mendapatkan akses lowongan kerja yang terpercaya dan aman,” pungkas Cris.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *