TAKTIKNEWS.COM – Kualitas udara Pekanbaru kembali masuk kategori Tidak Sehat pada Senin (5/10/2026) pagi. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat mencapai 88,5 µg/m³ pada pukul 08.00 WIB di tengah potensi kekaburan udara akibat asap.
Forecaster On Duty BMKG, Ranti Kurniati, mengatakan konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru sejak pukul 00.00 hingga 08.00 WIB berada pada rentang 56,4 hingga 101,7 µg/m³. Kondisi tersebut menunjukkan paparan partikulat di udara masih cukup tinggi pada pagi hari.
“Berdasarkan pemantauan kualitas udara, konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru sejak pukul 00.00 hingga 08.00 WIB berada pada rentang 56,4 hingga 101,7 µg/m³. Kondisi tersebut menunjukkan paparan partikulat di udara masih cukup tinggi pada pagi hari,” kata Ranti.
Kondisi kualitas udara tersebut terjadi saat potensi kekaburan udara akibat asap masih diprakirakan muncul di sejumlah wilayah Riau. BMKG juga memantau sebaran hotspot di Sumatera yang mencapai 2.804 titik.
Dari jumlah tersebut, Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 2.196 titik. Selanjutnya, Bangka Belitung tercatat memiliki 296 titik, Lampung 185 titik dan Jambi 114 titik.
Sementara itu, hotspot di Riau terpantau sebanyak tujuh titik. Titik panas tersebut tersebar di Indragiri Hilir tiga titik, serta masing-masing satu titik di Kuantan Singingi, Pelalawan, Kampar dan Indragiri Hulu.
Ranti mengatakan cuaca Riau pada Senin masih berpotensi diguyur hujan di sejumlah wilayah. Pada pagi hari, udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan, sementara hujan ringan hingga sedang berdasarkan pantauan radar terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu dan Kampar.
Memasuki siang hingga sore hari, potensi kekaburan udara akibat asap masih ada. Hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Kampar, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis dan Kota Dumai.
“Hujan berpeluang semakin meluas pada sore hingga malam hari. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang terjadi hampir di seluruh wilayah Riau, meski potensi udara kabur akibat asap masih perlu diwaspadai,” jelasnya.
Pada dini hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis, Siak dan Kota Pekanbaru. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Kuantan Singingi, Kampar dan Kota Dumai.
Suhu udara Riau diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam dan berpotensi memengaruhi penyebaran asap di wilayah terdampak.
Kondisi kualitas udara Pekanbaru masih perlu dipantau seiring konsentrasi PM2.5 yang berada dalam kategori Tidak Sehat. Potensi kekaburan udara akibat asap juga masih muncul dalam prakiraan cuaca Riau sehingga masyarakat perlu memperhatikan perkembangan kondisi udara.***
















