Lifestyle

International Riau Fashion Week Season IV Digelar, 32 Desainer dan 300 Model Ramaikan Panggung Pekanbaru

×

International Riau Fashion Week Season IV Digelar, 32 Desainer dan 300 Model Ramaikan Panggung Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
International Riau Fashion Week Season IV Digelar
International Riau Fashion Week 2026 atau IRFW Season IV kembali membawa semarak dunia fesyen ke Bumi Lancang Kuning. Digelar di Hotel Prime Park, Pekanbaru, Sabtu (3/10/2026). (TN/Y)

TAKTIKNEWS.COM – International Riau Fashion Week 2026 atau IRFW Season IV kembali membawa semarak dunia fesyen ke Bumi Lancang Kuning. Digelar di Hotel Prime Park, Pekanbaru, Sabtu (3/10/2026), agenda tahunan Puan Aspekraf ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Batik Nasional ke-17.

IRFW Season IV mengusung semangat memperkenalkan kekayaan kain dan budaya Indonesia melalui industri fesyen. Perhelatan tersebut mempertemukan desainer dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, termasuk Malaysia dan Singapura.

Kehadiran para desainer tidak hanya menghadirkan beragam kreasi busana di atas panggung. Masing-masing desainer juga membawa karakter batik khas daerahnya sehingga menjadi bagian dari keberagaman budaya yang ditampilkan dalam IRFW.

Koordinator Puan Aspekraf, Irna Juita, mengatakan momentum Hari Batik Nasional menjadi kesempatan untuk semakin memperkenalkan batik Riau ke tingkat internasional. Menurutnya, Riau sebagai tuan rumah memiliki peran dalam membawa kain dan motif khas daerah agar semakin dikenal luas.

“Dengan peringatan Hari Batik, semoga batik Riau semakin mendunia walaupun di IRFW hari ini desainernya ada dari berbagai daerah dan berbagai negara dan mereka menggunakan batik khasnya masing-masing,” kata Irna.

Ia berharap penyelenggaraan IRFW di Riau dapat turut memperluas pengenalan terhadap batik khas daerah. “Riau sebagai tuan rumah dan orang di Riau yang bisa membuat acara seperti IRFW ini membuat batik Riau semakin lebih dikenal di dunia,” ujarnya.

Menurut Irna, kekayaan budaya lokal memiliki peluang untuk berkembang melalui industri fesyen. Karena itu, IRFW tidak hanya menjadi panggung bagi desainer dari luar daerah maupun luar negeri, tetapi juga memberikan ruang bagi desainer lokal untuk menunjukkan kemampuan dan karya mereka.

“Menurut saya, desainer lokal justru lebih dari desainer luar dan bisa lebih baik lagi. Indonesia bisa lebih wow, tapi tetap masih ada yang terbaik lainnya juga, jadi desainer lokal harus terus berkembang,” tutur Irna.

Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi pelaku fesyen di daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas karya. Puan Aspekraf juga menjadikan IRFW sebagai ruang bagi desainer muda untuk membangun serta memperkenalkan identitas brand mereka kepada masyarakat.

“Untuk para desainer muda, inilah wadah Aspekraf adalah wadah bagi kalian, kami merangkul desainer-desainer yang ingin punya brand atau yang brand-nya ingin terangkat namanya,” ungkap Irna.

Antusiasme terhadap International Riau Fashion Week Season IV terlihat dari keterlibatan ratusan pelaku fesyen dalam rangkaian acara. Irna menyebut sekitar 300 model dan 32 desainer ikut berpartisipasi dalam perhelatan yang berlangsung di Pekanbaru tersebut.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *