Daerah

Warga Sinar Mulia Patungan Bangun Jembatan, Ketua DPRD Pringsewu Turun Langsung

×

Warga Sinar Mulia Patungan Bangun Jembatan, Ketua DPRD Pringsewu Turun Langsung

Sebarkan artikel ini
Warga Pekon Sinar Mulia, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, bergotong royong membangun jembatan secara swadaya. Ketua DPRD Pringsewu, Suherman, S.E., turut meninjau langsung kegiatan tersebut. (Foto: Fery Perdian)

TAKTIKNEWS.COM, PRINGSEWU – Semangat gotong royong ditunjukkan warga Pekon Sinar Mulia, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Lampung, dalam pembangunan jembatan yang dikerjakan secara swadaya menggunakan dana dari masyarakat. Di tengah keterbatasan dukungan anggaran, warga bahu-membahu mengumpulkan material, mengangkut batu, mengaduk semen, hingga mengerjakan konstruksi jembatan secara bersama-sama.

Aktivitas pembangunan berlangsung di kawasan pedesaan dengan melibatkan sejumlah warga yang bekerja menggunakan peralatan sederhana. Sebagian warga tampak memecah dan mengumpulkan batu, sementara yang lainnya menyiapkan adukan semen menggunakan mesin molen untuk mendukung proses pembangunan. Dengan penuh semangat, mereka saling membantu demi mewujudkan akses penghubung yang diharapkan bermanfaat bagi masyarakat.

Di lokasi pembangunan, Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, Suherman, S.E., turun langsung melihat proses pengerjaan sekaligus menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif masyarakat. Ia menilai, kebersamaan dan kepedulian warga menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan bersama.

Suherman menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan melalui swadaya masyarakat, tanpa bantuan anggaran dari pemerintah. Menurutnya, pekerjaan yang sekilas terlihat sulit diwujudkan dengan kemampuan terbatas ternyata dapat dikerjakan ketika masyarakat memiliki kemauan, kepedulian, dan semangat kebersamaan.

Ia berharap, inisiatif warga Pekon Sinar Mulia dapat menjadi contoh bagi masyarakat di pekon-pekon lain di Kabupaten Pringsewu. Gotong royong, menurutnya, merupakan modal sosial yang perlu terus dipelihara, terutama ketika masyarakat menghadapi keterbatasan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di lingkungannya.

“Kalau dilihat, pembangunan ini seolah tidak mungkin dibiayai. Namun, dengan kebersamaan dan kepedulian masyarakat, pembangunan jembatan ini bisa diupayakan secara swadaya. Mudah-mudahan ini menjadi contoh bagi warga lainnya, khususnya di Kabupaten Pringsewu, agar semangat gotong royong dan kebersamaan terus tumbuh,” ujar Suherman.

Sementara itu, salah seorang warga yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pembiayaan pembangunan jembatan sepenuhnya berasal dari swadaya masyarakat Sinar Mulia, khususnya warga yang memiliki lahan di sekitar aliran sungai. Warga berinisiatif melakukan pembangunan karena mengharapkan adanya akses penghubung yang dapat menunjang aktivitas masyarakat.

Ia berharap, langkah tersebut dapat menginspirasi desa atau pekon lain untuk tetap berupaya membangun fasilitas yang dibutuhkan masyarakat, meskipun kemampuan anggaran yang tersedia belum mencukupi seluruh kebutuhan pembangunan.

Menurutnya, apabila pembangunan belum dapat direalisasikan melalui anggaran pemerintah, masyarakat dapat mempertimbangkan upaya swadaya berdasarkan kesepakatan bersama dan kemampuan masing-masing. Ia juga berharap, apabila tersedia dukungan pemerintah, pembangunan yang dilakukan masyarakat dapat semakin terbantu.

Dalam kesempatan itu, warga tersebut turut menyampaikan harapannya kepada para anggota DPRD Kabupaten Pringsewu agar lebih sering turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing. Dengan melihat kondisi di lapangan, para wakil rakyat diharapkan dapat mengetahui kebutuhan dan kesulitan yang dihadapi masyarakat secara nyata.

Ia menegaskan bahwa kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat tidak semestinya hanya dirasakan pada saat kampanye, tetapi juga melalui perhatian dan keterlibatan dalam memahami persoalan yang dihadapi warga sehari-hari.

Warga tersebut juga mengapresiasi kehadiran Suherman yang dinilainya menunjukkan kepedulian melalui kunjungan langsung ke lokasi pembangunan. Ia berharap, langkah tersebut dapat menjadi dorongan bagi anggota DPRD lainnya untuk lebih aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat di wilayah tugas masing-masing.

Pembangunan jembatan secara swadaya ini menjadi gambaran bagaimana partisipasi masyarakat dapat berperan dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur di lingkungan pedesaan. Namun, semangat gotong royong juga perlu berjalan beriringan dengan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk pembangunan fasilitas umum yang membutuhkan dukungan teknis, keselamatan konstruksi, dan pembiayaan memadai.

Melalui kebersamaan warga Pekon Sinar Mulia, pembangunan jembatan tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan akses penghubung, tetapi juga memperkuat solidaritas masyarakat serta menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan partisipasi warga dan perhatian berkelanjutan dari pemerintah. ( Fery/vit )

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *