Otomotif

Toyota dan Joby Aviation Bentuk Perusahaan Patungan, Siapkan Produksi Massal Taksi Terbang eVTOL

×

Toyota dan Joby Aviation Bentuk Perusahaan Patungan, Siapkan Produksi Massal Taksi Terbang eVTOL

Sebarkan artikel ini
Toyota dan Joby Aviation Bentuk Perusahaan Patungan
Manufaktur komersial pesawat eVTOL Joby S4 dengan nomor registrasi N542JX. TN/Apmotor

TAKTIKNEWS.COM – Toyota dan Joby Aviation resmi membentuk perusahaan patungan untuk mempercepat produksi massal pesawat listrik lepas landas dan mendarat vertikal atau electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL). Kolaborasi ini menjadi tonggak baru ekspansi Toyota dari industri otomotif menuju ekosistem mobilitas udara yang diproyeksikan berkembang pesat dalam beberapa tahun mendatang.

Kesepakatan tersebut diumumkan pada akhir Juni 2026 melalui pembentukan perusahaan bernama Joby Toyota Aero Manufacturing Preparation Company yang berkantor pusat di California, Amerika Serikat. Entitas baru ini akan menjadi fondasi persiapan manufaktur komersial pesawat eVTOL Joby S4 dengan nomor registrasi N542JX.

Pesawat listrik tersebut dirancang mampu mengangkut satu pilot dan empat penumpang dalam satu penerbangan. Joby Aviation mengembangkan eVTOL ini sebagai solusi transportasi udara jarak pendek yang lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan dibandingkan moda transportasi konvensional.

Dalam struktur perusahaan patungan itu, Toyota Motor Corporation menguasai 51 persen saham dengan kontribusi awal sekitar US$1,02 juta. Sementara itu, Joby Aviation memegang 49 persen saham melalui penyertaan modal awal sekitar US$980.000.

Kemitraan tersebut memperkuat hubungan jangka panjang kedua perusahaan yang telah terjalin hampir satu dekade. Toyota tercatat sebagai investor institusional terbesar di Joby Aviation dengan total investasi mencapai sekitar US$894 juta.

Investasi Toyota dimulai pada 2020 melalui Toyota AI Ventures dengan penyertaan dana awal yang signifikan untuk mendukung pengembangan teknologi. Dukungan itu kemudian diperbesar pada 2024 melalui tambahan investasi senilai US$500 juta yang difokuskan untuk proses sertifikasi dan persiapan produksi komersial, sehingga kepemilikan Toyota di Joby mencapai sekitar 13 persen.

Dari sisi teknologi, pesawat Joby S4 menawarkan performa yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan modern. Pesawat ini memiliki kecepatan maksimum 200 mph atau sekitar 322 kilometer per jam dengan jarak tempuh sekitar 100 hingga 150 mil atau setara 160 hingga 241 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Joby S4 menggunakan enam baling-baling miring (tilting propellers) yang dipadukan dengan struktur berbahan serat karbon untuk menghasilkan bobot ringan sekaligus menjaga kekuatan rangka. Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion yang terdiri atas empat paket dengan sistem redundansi guna meningkatkan keamanan selama penerbangan.

Melalui perusahaan patungan tersebut, Toyota dan Joby Aviation menargetkan peningkatan produktivitas manufaktur, kualitas produk, serta efisiensi biaya produksi. Kerja sama ini juga disiapkan untuk memperluas kapasitas produksi global sekaligus mendukung proses sertifikasi pesawat dari Federal Aviation Administration (FAA) sebelum memasuki tahap komersialisasi.

Selain menggandeng Toyota, Joby Aviation juga telah menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah perusahaan besar untuk memperluas ekosistem mobilitas udara. Bersama Uber, layanan taksi terbang akan terintegrasi melalui platform Uber Black dengan konsep “Uber Air powered by Joby”, sedangkan kolaborasi dengan Delta Air Lines difokuskan pada layanan transportasi menuju dan dari bandar udara.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *