Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Kembali Diterapkan dan Dua RTH Ditutup

×

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Kembali Diterapkan dan Dua RTH Ditutup

Sebarkan artikel ini
Karhutla Riau Nihil pada 5 Oktober 2026
Karhutla Riau Nihil pada 5 Oktober 2026. (Taktiknews/Yurisman)

TAKTIKNEWS.COM – Kualitas udara di Pekanbaru, Riau, memburuk pada Rabu (14/10/2026) pagi. Kondisi ini ditandai dengan tingginya konsentrasi partikulat di udara, kabut asap yang semakin tebal, serta jarak pandang yang dilaporkan hanya berkisar 200 hingga 400 meter.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), konsentrasi partikulat di Pekanbaru sempat mencapai angka 151,4 µg/m³ pada dini hari. Nilainya kemudian turun secara fluktuatif hingga sekitar 108 µg/m³ sebelum kembali meningkat menjadi 149,6 µg/m³.

Hingga pukul 06.00 WIB, konsentrasi partikulat tercatat sebesar 102,8 µg/m³. Kondisi tersebut masih menunjukkan kualitas udara yang tidak sehat berdasarkan keterangan dalam data yang disampaikan.

Kabut asap terlihat menyelimuti sejumlah wilayah di Pekanbaru dan sekitarnya. Jarak pandang yang semakin terbatas menjadi salah satu dampak yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama pengguna jalan yang beraktivitas pada pagi hari.

Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ

Memburuknya kondisi udara turut berdampak pada kegiatan belajar mengajar. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).

Sementara itu, siswa sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sederajat menyesuaikan kebijakan pemerintah kabupaten atau kota masing-masing. Dengan demikian, apabila Pemko Pekanbaru memberlakukan PJJ, siswa SMA/SMK sederajat di wilayah tersebut juga mengikuti kebijakan yang berlaku.

Kebijakan ini dilakukan di tengah kondisi kabut asap yang semakin tebal dan kualitas udara yang memburuk. Masyarakat diimbau memperhatikan perkembangan kondisi udara serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah.

Dua Ruang Terbuka Hijau Ditutup

Selain menerapkan PJJ, Pemko Pekanbaru kembali menutup dua ruang terbuka hijau (RTH) untuk sementara. Penutupan tersebut mencakup RTH Putri Kacamayang di Jalan Jenderal Sudirman dan RTH Tunjuk Ajar Integritas di kawasan Jalan Ahmad Yani–Jalan Riau.

Penutupan dua fasilitas umum tersebut berlangsung saat kabut asap menyelimuti sejumlah kawasan di Pekanbaru. Masyarakat diharapkan memantau pengumuman resmi pemerintah sebelum mengunjungi fasilitas publik tersebut.

Kondisi kualitas udara dan jarak pandang perlu menjadi perhatian masyarakat selama kabut asap masih terjadi. Warga juga perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak dan menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang buruk.

Catatan penyunting: Angka konsentrasi partikulat pada dini hari dalam naskah sumber tertulis “151,4 82,7 µg/m³”. Angka tersebut perlu dikonfirmasi kembali ke data BMKG sebelum artikel diterbitkan. Kategori kualitas udara juga sebaiknya dicocokkan dengan parameter, waktu pengukuran, dan sumber data resmi.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *